Cetak
Kategori: Provinsi Kepri
Dilihat: 1093

Husni juga meminta sekjen segera merumuskan inovasi manajemen dan melaksanakannya secara terencana, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. “Raih prestasi yang lebih baik dari capaian prestasi sebelumnya,” ujar Husni.

Sekjen yang baru diharapkan segera beradaptasi dengan program dan kegiatan yang sedang berjalan di KPU. Menyatukan gerak langkah pejabat dan staf untuk melakukan pembenahan di berbagai bidang dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang lebih baik dan berkualitas.

Husni memberi catatan bahwa hasil evaluasi penyelenggaran pemilu 2009 ada enam hal yang perlu ditingkatkan yakni pemutakhiran dan penetapan daftar pemilih, pengadaan dan distribusi logistik, penyelesaian sengketa, sosialisasi pemilu, penghitungan suara dan peningkatan kapasitas serta integritas penyelenggara pemilu.

Pergantian dan pengisian sekjen yang baru, kata Husni merupakan dinamika organisasi yang harus disikapi secara bijak. Rekrutmen sekjen yang dilakukan secara terbuka dengan mengungkap potensi para calon merupakan wujud dari komitmen KPU dalam melakukan reformasi birorkasi di kesekjenan.

“Sekjen yang baru harus mampu menjawab tantangan untuk mengelola penyelenggaraan pemilu yang lebih efektif, efesien, akuntabel dan bertanggung jawab,” ujarnya. Salah satunya dengan melakukan peningkatan dalam pelayanan dan dukungan teknis secara terarah," terkoordinasi dan terencana.

Pembenahan manajemen di seluruh unit kerja KPU yang terdiri dari 1 kantor kesekjenan, 33 kantor sekretariat provinsi dan 497 sekretariat kabupaten/kota mutlak diperlukan.  Keseluruhan unit satuan kerja juga harus memahami fungsi sekretariat yang menjadi supporting/pendukung komisioner dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu.

Kemudian kesekjenan harus menjaga dan memelihara kemandirian, independensi dan profesionalitas KPU.  “Kesekjenan harus memiliki loyalitas tunggal dengan arah dan kebijakan yang diputuskan pleno KPU,” pungkasnya.

Sekjen demisioner Suripto Bambang Setyadi dalam sambutannya meminta semua pegawai di sekretariat KPU memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada sekjen yang baru sesuai tugas, pokok dan fungsinya. “Saya titip pesan kepada semuanya, beliau (sekjen yang baru-red) adalah bapak kita, berikan layanan yang sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dia juga meminta sekjen baru untuk mengikuti arahan, kebijakan dan norma dari komisioner KPU. Suripto mengatakan sudah banyak kemajuan dalam tata kelola organisasi kesekjenan mulai dari peningkatan anggaran, saranan dan prasaranan, dasn sumberdaya manusia.

Dalam hal tata kelola anggaran, misalnya kata Suripto, KPU tahun 2010 dan 2011 sudah meraih wajar dengan pengecualian (WDP). Dia berharap tahun 2012 raihan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dapat menjadi lebih baik.

Untuk peningkatan sumberdaya manusia, KPU yang tadinya “meminjam” pegawai dari berbagai instansi pemerintahan, kini sudah memiliki pegawai organik sebanyak 5 ribu orang atau 50 persen dari personel KPU secara keseluruhan. (gd)