Berita Kepri

94

PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN REVIU LAPORAN KEUANGAN SEMESTER II TAHUN 2018

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Penyusunan dan Pelaksanaan Reviu Laporan Keuangan Semester II Tahun 2018 Lingkungan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Acara ini dilaksanakan di Ruang Rapat KPU Provinsi Kepulauan Riau, yang berlangsung selama 2 (dua) hari pada tanggal 4 - 5 Februari 2019. Adapun berkas yang menjadi bahan reviu adalah Laporan Keuangan dan Laporan Barang Milik Negara beserta lampirannya untuk periode pelaporan Semester II Tahun 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Kepala Subbagian Keuangan, dan Operator SAIBA dan SIMAK-BMN dari KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Tujuan pelaksanaan reviu oleh Tim Reviu BPKP Provinsi Kepulaun Riau atas Laporan Keuangan Semester II Tahun 2018 adalah untuk mengetahui kualitas laporan keuangan untuk masing-masing satker KPU se-Provinsi Kepulauan Riau apakah telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) atau masih belum serta untuk menguji keakuratan, keandalan dan keabsahan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan.(humaskpukepri)


Selengkapnya
110

Lomba Mural Komisi Pemilihan Umum Sebagai Sosialisasi Pemilu 2019

Komisi pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau mengelar lomba Mural pemilu 2019 dengan Tema Warna-warni pemilu. Dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu 17 April 2019. Sabtu (2/2/2019), di Laman Boenda Tanjungpinang. Kegiatan itu sebagai bentuk sosialisasi pemilu serentak tahun 2019. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau Sriwati, MM. Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau, Sekretaris KPU Provinsi Kepulauan Riau Ir. Ardyanto Hadibroto, tamu undangan, masyarakat Provinsi Kepulauan Riau, seluruh Pegawai KPU Provinsi Kepulauan Riau, Peserta mural dan juga terdapat keamanan dari Polres Tanjungpinang Kota. Kegiatan berlangsung selama 1 hari yang diikui oleh 17 tim yang sudah mendaftarkan diri ke kantor KPU Provinsi Kepulauan Riau. Dalam lomba tersebut Karya Mural harus original dan belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba lain dan Mural tidak boleh mengandung unsur SARA dan PORNOGRAFI. Sedangkan untuk Media lomba disediakan oleh panitia. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan pemilu 2019 melalui kreatifitas seni yaitu mengambar yang dalam kategori ini yaitu mural. Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau, Sriwati, MM, mengatakan bahwa sosialisasi itu menyasar kaum muda sebagai pemilih pemula agar keikutsertaan mereka bisa lebih maksimal.  “Ini merupakan program KPU-RI yang dilaksanakan serentak disetiap KPU provinsi yang ada di Indonesia,” ujar Sriwati. Kegiatan itu, lanjut Sriwati, didominasi kaum muda milenial yang mempunyai hobi di bidang seni, khususnya mural. Para peserta harus menyelesaikan lukisannya sesuai waktu yang ditentukan, dengan tema "Pemilu 2019" dan lukisan harus berupa ajakan kepada masyarakat untuk memerangi hoax, ajakan anti golput, anti politik uang dan anti politik sara. Kegiatan di mulai pikul 08.00 wib sampai dengan pukul 15.00 wib untuk perlombaan mural dan dilanjutkan dengan hiburan sekaligus penyerahan hadiah dengan total 15 juta rupiah kepada juara yang memenangkan lomba mural.(humaskpukepri)


Selengkapnya
104

FGD PENYUSUNAN MATERI SOSIALISASI RELAWAN DEMOKRASI

Suksesnya Pemilu 2019 baik Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden bukan hanya tanggung jawab penyelenggara. Penyelenggara Pemilu melibatkan pemangku kepentingan untuk peningkatan partisipasi pemilih, termasuk membentuk relawan demokrasi. Kehadiran relawan demokrasi (relasi) untuk menjadi agen KPU dalam program sosialisasi. Sebelum terjun ke masyarakat, relawan demokrasi dibekali dan diberikan bimbingan teknis. Setelah dibimbing, para relawan juga dibekali pengetahuan dan diberikan modul untuk setiap relawan. Dalam pembuatan modul, KPU Provinsi Kepulauan Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan organisasi kemasyarakatan FKPD dan OPD Provinsi Kepulauan Riau. FGD diselenggarakan untuk memboboti konten dengan kearifan lokaL yang ada. Acara berlangsung di CK Hotel Tanjungpinang. Selasa, 29 Januari 2019. Ketua KPU Kepri, Sriwati,SE.MM, menegaskan bahwa dalam menyusun materi sosialisasi relawan demokrasi terdiri dari beberapa elemen yang harus dilaksanakan dan di harapkan pada tahun ini dapat menghasilkan materi sosialisasi yang baik untuk disampaikan kepada relawan demokrasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih. “Itu sesuai keputusan Ketua KPU RI. Selain tugas utama relasi adalah membantu KPU. “Tugas-tugas yang harus dilakukan oleh relasi adalah melayani masyarakat yang sudah masuk dalam DPT agar bisa menggunakan hak pilihnya, masyarakat dapat menyalurkan suara secara benar dan bisa tahu bagaimana mencoblos secara benar, masyarakat bisa menjaga suaranya pada saat pencoblosan (suaranya tidak disalahgunakan). Parlindungan sihombing berharap mendapatkan masukan dari Stakeholder  terkait dengan pembentukan Relawan Demokrasi yang dilakukan oleh KPU ditingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia yang mana untuk Kepri ada 7 (tujuh) Kabupaten/Kota. Sebenarnya untuk materi ini diperoleh KPU tingkat Kabupaten/Kota.  Khusus untuk muatan lokal dilakukan oleh KPU Tingkat Provinsi. Kemudian di tambahkan oleh Pemaparan dari Bapak Priyo Handoko, S.A.P., M.A Menyatakan bahwa tantangan terbesar kita untuk Pemilu 2019 adalah meningkatkan Partisipasi Pemilih karena dari Pemilu 2014 kemudian Pilkada serentak 2015 tingkat partisipasi pemilih di Kepri masih dikatakan rendah, kita untuk Pemilu legislatif terendah nomor 2 secara nasional kemudian partisipasi Pilkada kita juga masih di bawah angka nasional dan diharapkan dengan berbagai rancanagan strategi sosialisasi kita bisa membuat tingkat partisipasi kita bisa meningkat pada Pemilu 2019, partisipasi publik sangat penting karena menjadi salah satu syarat untuk berjalanya pemerintahan secara efektif harus mempunyai legitimasi yang mana mana dipengaruhi oleh partisipasi publik dalam momen-momen politik salah satunya yaitu pada Pemilu 2019.


Selengkapnya
121

Rapat Koordinasi Persiapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK)

Terwujudnya Daftar Pemilih yang akurat, akuntabel dan terpercaya, KPU Provionsi Kepulauan Riau mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) pada tanggal 25 Januari 2019 di Ruang Rapat Kantor KPU Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang. Peserta dalam acara rakor ini adalah Jajaran Sekretariat KPU Provinsi Kepulauan Riau, Kepala Bagian serta Anggota Divisi Perencanaan Data dan Operator Sidalih KPU Kabupaten/Kota. Rapat Koordinasi ini bertujuan adalah melakukan rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan  sementara menjelang rapat pleno terbuka rekapitulasi DPTb dan menghimpun tanggapan dan masukan dari peserta rapat terhadap hasil rekapitulasi DPTb. Kegiatan ini dibuka oleh Ibu Sriwati, SE. MM selaku Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau, kemudian dilanjutkan dengan arahan oleh Bapak Widiyono Agung Sulistiyo, ST selaku Wakil Divisi Perencanaan dan Data yang menyampaikan bahwa KPU Kota Batam untuk memastikan bahwa PPK dan PPS telah melakukan komunikasi dengan RT dan RW via WA untuk berkoordinasi dan menyelesaikan masalah didaerah rawan serta melakukan antisipasi terhadap pertambahan jumlah pemilih tambahan didaerah rawan.              Komisioner KPU Kepri Priyo Handoko  sebagai pemateri dalam presentasinya menyampaikan bahwa Relawan Demokrasi gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemilih pindah memilih agar masyarakat yang akan pindah memilih dapat terakomodir dan terdata dengan baik.              “Kita harus mengajak semua relawan demokrasi untuk sama-sama menginstall aplikasi Pemilu 2019 agar memudahkan dalam mengecek DPT karena tugasnnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” kata Priyo. Priyo juga mengingatkan untuk meminimalisir pemilih yang mempermasalahkan kekurangan surat suara ketika Pemilu pada 17 April 2019 nanti walaupun tingkat partisipasi tidak naik dengan jumlah yang besar. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kejadian kurangnya surat suara saat Pemilu April 2019 nanti.  Penjelasan selanjutnya, untuk Rekaptiluasi DPK akan dilakukan pada tanggal 07 Maret 2019 hingga 17 Maret 2019. Penyusunan DPK pada Juknis halaman 17 menyatakan bahwa DPK bisa menjadi DPT dengan ketentuan yang berlaku. DPK dapat menjadi DPT akan tetapi harus berkoordinasi dengan Bawaslu. “Berikan keterangan kepada Bawaslu jika tidak dimasukkan ke DPT, maka kita tidak dapat menjamin logistiknya karena seperti di Batam, jumlah DPK cukup besar hingga 3000-an, jika harus memilih pada saat pemilu nanti maka hanya bisa menggunakan surat suara yang tersedia, jika sudah habis kita tidak dapat memfasilitasinya,” paparnya.             Setelah presentasi dari Priyo, acara selanjutnya adalah diskusi mengenai permasalahan rekap DPTb dan DPK di masing-masing KPU Kabupaten/Kota. KPU Kabupaten Lingga mendapat protes dari Polres dan pihak RS dikarenakan KPU tidak memberikan akses untuk pemilih yang sakit seperti sebelumnya. Terkait kendala tersebut Arison sebagai Komisoner KPU Provinsi Kepri menjawab “KPU hanya memfasilitasi hingga pendataan jika dia sakit tidak mengunakan hak pilihnya maka itu kewenangannya, jika kebutuhan pribadi seperti tandu, kursi roda dan lainnya itu sudha tanggugjawab keluarga.” Kendala lainnya di KPU Kabupaten Lingga adalah jumlah DPK Lapas berjumlah 30 pemilih, jika dimasukkan ke DPT akan mendapatkan kesulitan untuk dimasukkan ke TPS sekitar dikarenakan TPS sekitar jumlanhnya mendekati angka 300 pemilih/TPS. Oleh karena itu Priyo mengatakan bahwa harusnya untuk TPS disekitar Lapas dan Rumah Sakit dari awal dibuat tidak dengan jumlah yang mendekati 300 sehingga dapat digunakan saat hari pemilih. Dia juga menyampaikan untuk mengkoordinasikan kepada bagian Teknis untuk melakukan sosialisasi mengenai ini sehingga kita dapat mengantisipasi mengenai pemilih yang berada di Lapas atau Rumah Sakit ini. Koordinasi juga harus dilakukan bersama Bawaslu terkait persetujuan apakah DPK yang di Lapas dan Rumah Sakit disetujui untuk dirubah menjadi DPT.  Pembahasan diskusi lainnya adalah  mekanisme mengenai pemilih  yang akan pindah pilih ke luar negeri. Terkait hal tersebut form A.5 dapat diberikan pada saat diminta dan Pengisian formulir pindah pemilih luar negeri akan di isi oleh PPLN. Kegiatan ditutup oleh Divisi Perencanaan dan Data Provinsi Kepulauan Riau yaitu Bapak Priyo Handoko. (humaskpukepri)


Selengkapnya
139

Ujian Assesment Menyiapkan Calon Pejabat Eselon III dan Eselon IV di Kepulauan Riau

Sekretariat KPU Provinsi dan Sekretariat KPU Kabupaten/Kota melaksanakan ujian Assesment dalam jabatan administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) di Kantor KPU Provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 22 Januari 2019. Pelaksanaan ujian dibuka Sekretaris KPU Provinsi Kepulauan Riau Ardyanto Hadibroto. Saat pembukaan, Ardyanto didampingi oleh Kabag SDM KPU Provinsi Kepri Aldetra, Kasubbag Program dan Data KPU Provinsi Kepri Delvina, Kasubbag Mutasi Wilayah I Sekjen KPU RI Arif Budiutomo dan Staff Biro SDM Sekjen KPU RI Aris. Peserta ujian berjumlah 15 orang dimana ujian Assesmen Eselon III diikuti oleh 3 orang dan Eselon IV diikuti oleh 12 orang. Peserta ujian eselon III diantaranya masing-masing 1 orang dari KPU Kabupaten Karimun, KPU Kabupaten Bintan dan KPU Kabupaten Tanjungpinang. Peserta ujian Eselon IV diantaranya 3 orang KPU Provinsi Kepri, 2 orang dari KPU Kota Tanjungpinang, 1 orang dari KPU Kabupaten Bintan, 3 orang dari KPU Kota Batam dan 3 orang dari KPU Kabupaten Natuna. Materi dan soal assessment disiapkan oleh Biro SDM Sekretariat Jenderal KPU yang terdiri dari tes tertulis untuk mengetahui kompetensi dasar dan kompetensi bidang, soft skill, dan wawancara. Ujian Assesment dimulai pada pukul 09.00 dan selesai pada pukul 12.00.


Selengkapnya
96

Kunjungan Mabes POLRI Terkait Pengamanan Pemilu

Untuk melihat persiapan Pemilu tahun 2019 rombongan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mengunjungi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan Mabes Polri ke Kantor KPU Provinsi Kepulauan Riau, disambut langsung oleh Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau, Sriwati dan Sekretaris KPU Provinsi Kepulauan Riau, Ardyanto Hadibroto. Menurut Sriwati, kunjungan rombongan Mabes Polri untuk mengecek dan menanyakan langsung kesiapan yang telah dilakukan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau, mulai dari data DPT hingga pelaksanaan saat pemungutan suara. “Mereka datang, Jum’at (22/01/2019) kemarin untuk mengecek kesiapan kami,” Sriwati mengatakan, rombongan Mabes Polri mengecek pengamanan Pemilu 2019 di Provinsi Kepulauan Riau, diantaranya, data DPT hingga pendistribusian logistik dan pengamanan dari anggota kepolisian Polda Kepulauan Riau. “Diharapkan di Pemilu 2019 berjalan dengan aman dan lancar sampai pemungutan suara hingga penghitungan rekapitulasi surat suara,” katanya. Tidak hanya itu saja, kata Sriwati, dalam kunjungan ini pula Mabes Polri mengimbau kepada masyarakat Provinsi Kepulauan Riau agar ikut menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya Pemilu 2019. Agar Pemilu 2019 berjalan damai, aman dan Provinsi Kepulauan Riau tetap kondusif. Sriwati mengatakan, untuk kesiapan Pemilu 2019, pihaknya telah melakukan langkah-langkah seperti perbaikan DPT, Memastikan lagi pendistribusian logistic tiba pada waktu yang telah ditentukan. Kunjungan rombongan Mabes Polri sesuai dengan instruksi Kapolri, bahwa seluruh jajaran perwira tinggi Polri untuk terjun langsung mengecek kesiapan Pemilu 2019 yang dilakukan di seluruh daerah di Indonesia mulai dari Aceh hingga Papua.


Selengkapnya