Berita Kepri

133

AUDIENSI KPU PROV KEPRI DENGAN PLT. GUBERNUR KEPRI

Tanjungpinang, Kamis (23/1/2020) pukul 13.45 wib KPU Provinsi Kepri melakukan Audiensi dengan Plt. Gubernur Kepri  bertempat di Gedung Daerah Jl. S.M Amin No.1. Kegiatan di hadiri oleh Pihak Pemprov Kepri - Plt. Gubernur Prov Kepri H. Isdianto. S.Sos , MM - Asisten II Samsul Bahrum, sedangkan pihak KPU Provinsi Kepri Kepri yakni Ketua KPU Prov Kepri Sriwati, MM, Anggota KPU Prov Kepri, Arison, MM, Parlindungan Sihombing, S.Sos, Priyo Handoko, MA, Widyono Agung Sulistiyo, ST seta Sekretaris KPU Prov Kepri Luki Zaiman Prawira, S.STP, M.Si dan Kasubag Teknis KPU Provinsi Kepri Zicko Maurista, S.Sos. Adapun pembahasan pada pertemuan tersebut adalah Penyampaian dari KPU Provinsi Kepri Kejelasan adendum NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) yg awalnya di setujui sejumlah 76,5 M menjadi 98,2 M berikut kapan akan dilaksanakannya penandatanganan NPHD Pemilihan Serentak Provinsi Kepri tahun 2020. Selain itu, KPU Provinsi Kepri Meminta Plt. Gubernur Kepri agar memfasilitasi pemilihan serentak tahun 2020 dikarenakan KPU saat ini sedang membentuk badan adhoc untuk bekerjasama agar pengecekan kesehatan dapat tanpa biaya bagi para pendaftar PPK, PPS dan KPPS. Harapan KPU Provinsi juga agar Gubernur Kepri melalui Kominfo memberikan akses jaringan internet hotspot bagi KPU Provinsi Kepri guna kepentingan menjalankan aplikasi E-Rekap dari KPU RI. Dan terakhir meminta Gubernur Kepri agar proses pencairan dana hibah jangan sampai ada kendala karena anggaran tersebut sudah direncanakan dengan tahapan penyelenggaran Pilkada. Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto. S.Sos dalam penyampaiannya “Adendum NPHD sudah kita bicarakan sebelumnya dan kami akan mengagendakan hari Senin tanggal 27 Januari 2020 akan kita laksanakan penandatanganan NPHD Revisi dari 76,5 M menjadi 98,2 M”. dari Pemprov Kepri akan menyampaikan kepada Dinas Kesehatan agar membantu memberikan fasilitas pengecekan kesehatan yg dibutuhkan oleh KPU Provinsi Kepri agar proses pembentukan badan Adhoc berjalan dengan lancar. Melalui Asistan II nanti akan disampaikan kepada Kominfo agar memberikan bantuan hotspot kepada KPU Provinsi Kepri pada saat penggunaan E-Rekap berlangsung agar proses jalannya tahapan berjalan semestinya. Pencairan dana hibah sesuai kesepakatan dan pada tahap II akan di cairkan kembali, diharapkan penggunaannya disesuaikan kebutuhan dan jangan disalahgunakan. “kami menitipkan pemilu ini kepada KPU Provinsi Kepri dan kami dari Pemerintah daerah membantu dengan apa yang menjadi tugas kami, setiap kendala agar disampaikan dan bersama kita mencari solusi, semoga tahapan pemilu yg berlangsung berjalan sesuai dari apa yg kita harapkan bersama” tutup isdianto. (Humas KPU Kepri)


Selengkapnya
95

Koordinasi KPU Provinsi Kepri dengan TAPD Prov Kepri Mengenai Pembahasan Usulan Penambahan Anggaran Pemilihan Serentak Tahun 2020

KPU Provinsi Kepulauan Riau dan TAPD Provinsi Kepulauan Riau Mengadakan Rapat terkait Pembahasan Usulan Penambahan Anggaran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Provinsi Kepulauan Riau, di kantor DPKAD  Provinsi Kepulauan Riau,  Dompak 20/01/2020. Dalam kunjungan tersebut KPU Provinsi Kepulauan Riau yang di hadiri Sekretaris, Luki Zaiman Prawira , S. STP,  M. Si,  Kepala bagian keuangan, Umum, dan Logistik, Basmir, S. Sos, Kepala bagian Hukum Teknis dan Hupmas, Dino Febrijanto,  SH,  Kepala Subbagian Program dan Data, Delvina,  Kepala Subbagian Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Zicko Mauristha Soulanick, S.Sos,  Kepala Subbagian Keuangan, Dyah Anggraini , SE, dan Penganalisis Bahan Pemutakhiran Data dan Informasi, Adi Kurniawan, S.Kom,  yang disambut oleh TAPD Provinsi Kepulauan Riau. Menindaklanjuti surat Menteri Keuangan RI No S-735/MK.02/2018 tanggal 07 Oktober 2018 Perihal Usulan Biaya Honorarium Badan Adhoc Pemilihan 2020, KPU Provinsi Kepulauan Riau dan TAPD Provinsi Kepulauan Riau Mengadakan Rapat terkait Pembahasan Usulan Penambahan Anggaran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Provinsi Kepulauan Riau. Pada kesempatan tersebut Pihak TAPD Provinsi Kepulauan Riau mengungkapkan harus benar benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dapat terimplementasi melalui perencanaan yang baik dan segera terlaksana sesuai Anggaran Pemilihan Serentak Tahun 2020. KPU Provinsi Kepulauan Riau berharap Pembahasan Usulan Penambahan Anggaran ini dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya tanpa ada hambatan,  dan dapat mengoptimalkan kinerja penyelenggara badan Adhoc di semua Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau.// (humaskpukepri)


Selengkapnya
109

KPU Prov Kepri Melakukan Audiensi dan Koordinasi Dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Terkait Perekrutan Badan Adhoc Pada Pemilihan Serentak Tahun 2020

Komisioner dan Sekretaris KPU Provinsi Kepulauan Riau melakukan Audiensi dan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau terkait perekrutan badan adhoc pada Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Provinsi Kepulauan Riau, di kantor dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau,  Dompak 16/01/2020. Dalam kunjungan tersebut KPU Provinsi Kepulauan Riau yang di hadiri bapak Arison, S. Pt., MM. Bapak Parlindungan Sihombing, S. Sos, dan Sekretaris Bapak Luki Zaiman Prawira dan Kabag Hukum Teknis dan Hupmas bapak Dino Febrijanto,  SH di sambut oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Bapak. Tjetjep Yudhyana, dan hadir juga dr. Sulastri dan dr.  Sandrina. Tindak lanjut ini sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK/02.2//II/5922/2019. Tanggal 23 September 2019. Tentang dukungan pelayanan kesehatan pada penyelenggaraan pemilihan serentak kepala daerah tahun 2020. Terkait hal ini KPU Provinsi Kepulauan Riau melakukan audiensi dan koordinasi untuk memastikan kesiapan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi penyelenggara pemilu Badan Adhoc (PPK, PPS, dan KPPS). Untuk pemeriksaan kesehatan ini sendiri tidak akan di kenakan biaya alias gratis Dinas kesehatan Provinsi Kepulauan Riau akan mengintruksikan kepada jajarannya di tingkat Kabupaten/Kota agar pemeriksaan ini tidak di pungut biaya. Pada kesempatan tersebut dinas kesehatan juga mendukung penuh dan siap jika akan di libatkan dalam rapat kegiatan mengenai pentingya pemeriksaan kesehatan yang di laksanakan sepanjang pilkada 2020, pihat dinas kesehatan juga akan menyiapkan standarisasi pemeriksaan kesehatan yang layak baik di puskesmas, maupun rumah sakit. KPU berharap kegiatan pemeriksaan ini dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya tanpa ada hambatan dan ngangguan yang terjadi, dan dapat mengoptimalkan kinerja penyelenggara badan Adhoc di semua Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau. // (humaskpukepri)


Selengkapnya
111

KPU Kota Batam Launching Pilkada Petanda Siap Untuk Mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah 2020

Komisioner Divisi Hukum KPU Provinsi Kepulauan Riau Widiyono Agung Sulistyo, yang Menghadiri Acara tersebut mengatakan “Congratulation Launching KPU Kota Batam petanda kesiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah dan Sebagai informasi, Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batam 2020 ini akan berlangsung pada 23 September mendatang Serentak di 6 (Enam) Kabupate/Kota Se-Kepulauan Riau, kecuali Kota Tanjungpinang dari 7 (Tujuh) Kabupaten/Kota”. Komisioner Divisi Hukum KPU Provinsi Kepulauan Riau Widiyono Agung Sulistyo, yang Menghadiri Acara tersebut mengatakan “Congratulation Launching KPU Kota Batam petanda kesiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah dan Sebagai informasi, Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batam 2020 ini akan berlangsung pada 23 September mendatang Serentak di 6 (Enam) Kabupate/Kota Se-Kepulauan Riau, kecuali Kota Tanjungpinang dari 7 (Tujuh) Kabupaten/Kota”. Widiyono Agung Sulityo juga mengajak semua pihak untuk menjaga keamanan dalam seluruh rangkaian tahapan pemilu kali ini. “KPU dalam bulan ini akan merekrut PPK, PPS dan KPPS. KPU juga terus berupaya memperbaiki sistem untuk melancarkan pemilihan, termasuk anggota yang akan menjadi mitra kesuksesan pilkada. “Ada sistem yang kami siapkan. Jadi bisa meminimalisir kecurangan saat pilkada yaitu E-rekap”. Acara berlangsung dari waktu pukul 14.00 Wib sampai dengan 17.00 Wib dengan dihadiri juga Komisioner KPU Se-Kabupaten dan Kota Provinsi Kepulauan Riau, dihadiri oleh Walikota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad beserta elemen lain dari masyarakat seperti ormas, OKP, LSM dan Partai Politik. Dikesempatan itu juga Maskot KPU se-Kepri; Si Gosi (Gonggong Demokrasi) di perkenalkan juga di sana. Gonggong adalah hewan laut khas Kepri. Maskot ini dipakaikan pakaian adat melayu, tanjak, dengan bawahan sarung songket. Dalam sambutan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Ketua KPU Batam, Herigen Agusti, mengatakan ada dua tahapan pilkada, yakni persiapan dan penyelenggaraan. Pihaknya sudah memulai tahapan persiapan seperti sosialisasi pilkada. Sosialisasi ini bertujuan agar tingkat partisipasi masyarakat menggunakan hak pilih lebih tinggi dari tahun lalu. Ia berharap target 80 persen bisa terpenuhi. Untuk itu diperlukan sosialisasi yang maksimal. “Kami juga ada rumah pintar Pemilu yang siap menjadi tempat bertanya bagi masya-rakat”. Ia menyebutkan bahwa tahapan pilkada masih panjang. Saat ini pendaftaran sudah mulai dari calon independen. Sudah ada dua calon jalur independen yang sudah mendeklarasikan untuk maju di Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2020 mendatang. Sementara penyelenggaraan pilkada akan digelar 23 September mendatang. Ia berharap semua pihak bisa terlibat untuk menjaga keamanan agar pilkada sukses. Dan walikota juga turut memberi sambutan Muhammad Rudi ”Saya minta seluruh masyarakat Kota Batam. Batam saat ini sedang membangun. Kita bersama Dandim, Polri sepakat kalau ingin membangun Batam, hanya satu kata, Batam harus aman dan damai, termasuk Pilkada nanti. Tidak boleh ada yang sampai mengganggu keamanan Batam,” ujarnya. Rudi menyatakan sangat mendukung apabila Pemilihan Umum ini dilaksanakan dengan sistem teknologi informasi. Sehingga begitu pemilihan selesai, bisa langsung keluar hasil. Tanpa perlu ada saksi saat penghitungan. ”Batam mendukung sistem IT yang dilaksanakan. Kita mulai dari pilkada ini sehingga Kota Batam betul-betul datang kejayaannya,” kata dia.


Selengkapnya
111

Tande Mule Gewei (Launching) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna Tahun 2020

Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna Tahun 2020 atau diberi nama Tande Mule Gewei Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, Anggota Komisioner KPU Republik Indonesia, Ilham Saputra, didampingi oleh Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau, Parlindungan Sihombing dan Priyo Handoko dan Ketua KPU Kabupaten Natuna Natuna, Junaidi Abdillah. Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna Tahun 2020, bertempat di Lapangan Sepak Bola Sri Serindit, Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur – Ranai, Sabtu, (11/1/2020). Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna Tahun 2020 atau diberi nama Tande Mule Gewei Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, Anggota Komisioner KPU Republik Indonesia, Ilham Saputra, didampingi oleh Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Riau, Parlindungan Sihombing dan Priyo Handoko dan Ketua KPU Kabupaten Natuna Natuna, Junaidi Abdillah. Tahun 2020, Indonesia kembali menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 di 270 daerah. Ajang demokrasi tingkat lokal diharapkan berjalan aman, damai dan lancar sehingga menghasilkan pemimpin terbaik bagi masyarakat.  Harapan tersebut disampaikan Anggota KPU RI Ilham Saputra saat hadir pada Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Natuna, di Ranai, Sabtu (11/1/2020) malam. Pria asal Aceh mengajak masyarakat Pulau paling ujung Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini untuk menyukseskan proses demokrasi tersebut.  Meskipun Kabupaten Natuna memiliki rekam jejak yang baik selama penyelenggaraan pesta demokrasi, namun Ilham tetap mengingatkan agar situasi kondusif tetap terpelihara. Dia menyebut bahwa persatuan lebih penting diatas kepentingan politik semata. "Pemilihan hanyalah tempat saja bagi kita untuk memilih pemimpin yang terbaik. Jangan sampai pemilihan memutus silaturahmi, jangan karena perbedaan kita tidak lagi ngopi bareng," ucap Ilham yang menyebut kebiasaan ngopi adalah cara masyarakat Melayu berkumpul dan bersosialisasi.  Ilham pun secara khusus meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa yang menimpa KPU saat ini. Dia berharap kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan meyakinkan bahwa kerja-kerja kepemiluan tetap dilaksanakan dengan prinsip transparan, berintegritas dan profesional. "KPU jadikan momentum kejadian kemarin untuk lebih transparan, waspada terkait peristiwa seperti, itu mengantisipasi hal tersebut terulang. Kami tetap bekerja walau badai menimpa dengan penuh integritas profesional untuk sukses pemilihan kali ini," tambah Ilham.  Wabup Ngesti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada segenap instrumen Pemilihan Umum baik dari lembaga KPU, Bawaslu, PPK, Satuan Pengaman dan semua pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi di Kabupaten Natuna selama ini.  “Saya berharap kepada masyarakat agar setiap tahapan yang akan dilalui, saudara sekalian dapat berperan secara profesional, menjaga netralitas dan bertindak sesuai konstitusi dan amanah yang diemban. Selalu proaktif dan membangun koordinasi kepada instrumen Pemilu yang memiliki kewenangan terhadap pelanggaran maupun kejadian-kejadian dilapangan,” harapnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Kabupaten Natuna, Junaidi, sebagai Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan dalam laporannya menyampaikan, Launching Pilkada ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, partai politik, stakeholder, mahasiswa, pelajar dan para pemilih yang ada di Kabupaten Natuna. Junaidi menjelaskan bahwa Kabupaten Natuna mempunyai keunikan dan kateristik tersendiri, ada 15 Kecamatan 70 Desa dan 7 Kelurahan. Natuna didominasi oleh laut dengan rentang kendali antar pulau satu dengan pulau lainya sangat jauh. “Ini tentu menjadi tantangan bagi kita semua untuk sama-sama mensukseskan gawai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna tahun 2020,”harapnya. Untuk itu, Ketua KPU Natuna berharap dukungan dari semua pihak dan segenap elemen masyarakat untuk sama-sama, mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Natuna yang akan berlangsung pada tanggal 23 September 2020 dapat terlaksana dengan Jujur, adil aman dan kondusif. Turut hadir dalam kegiatan ini, anggota Komisioner KPU RI, Ilham Saputra, anggota Komisioner Provinsi Kepri Priyo Handoko dan Parlindungan Sihombing, Sekretaris KPU Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira, para anggota DPRD Natuna, anggota FKPD Natuna, para Asisten dan pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Natuna, para pimpinan Partai Politik Natuna, Lembaga Vertikal, pelaku usaha, para Kader Organisasi, Tokoh agama, Tokoh adat, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, dan undangan lainnya


Selengkapnya
112

Wawancara Pejabat Administrator (Eselon III.a) dan Pengawas ( Eselon IV.a ) di Lingkungan Sekretariat KPU Kepulauan Riau

Pelaksanaan Wawancara Pejabat Administrator  (eselon III) dan pengawas (eselon IV di lingkungan sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulaun Riau,  KPU Kabupaten Bintan, KPU Kabupaten lingga dan KPU Kabupaten Kepulauan Anambas. Pelaksanaan Wawancara Pejabat Administrator  (eselon III) dan pengawas (eselon IV di lingkungan sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulaun Riau,  KPU Kabupaten Bintan, KPU Kabupaten lingga dan KPU Kabupaten Kepulauan Anambas. Kegiatan berlangsung di Kantor KPU Provinsi Kepulauan Riau pada tanggal 9 Januari 2020. Wawancara dilakukan oleh  Komisioner KPU Provinsi Kepuluan Riau Bapak Parlindungan Sihombing,  Sekretaris KPU Provinsi Kepulauan Riau Luki Zaiman Prawira, Kabag Program Data dan SDM Aldetra, Kabag Keuangan dan Logistik Basmir, S.Sos. dan Komisioner KPU Kab./Kota yang bersangkutan. Peserta wawancara adalah 2 Orang dari KPU Provinsi Kepulauan Riau, 2 Orang KPU Kabupaten Bintan, 2 Orang  KPU Kabupaten Lingga, dan 1 Orang KPU Kabupaten Kep. Anambas. Jadi total peserta adalah 5 Orang.   Kegiatan dilakasanakan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di lingkungan KPU Provinsi Kepulauan Riau dan untuk mengisi jabatan fungsional yang di butuhkan. Seluruh peserta yang hadir nantinya akan menerima hasil dari wawancara yang sudah di lakukan.//. (humaskpukepri)


Selengkapnya